Sabtu, Oktober 03, 2009

Kau Wanita Liar di Hatiku

 Dik, kini aku datang dengan ini
ingin mencurahkan segalanya
telah kau didik diriku
dengan caramu sendiri
yang bagiku sangat unik
tidak bisa dipahami dunia
agar aku menjadi suami dewasa
dan engkau bisa tertawa
seluas angkasa raya

Airmata akan mengering sudah

Kini, sudah tersingkap jelas
kau pantas menjadi wanita liar
yang selalu mengoyak-ngoyak
hatiku

Tapi, Engkau lebih paham aku
dari pada diriku untukku
terlalu bodoh diriku

Dik, aku kagum kau
aku cinta kau
aku rindu kau
kau wanita liar di hatiku

Pekandangan Tengah, P2M, 250809


Tidak ada komentar:

Posting Komentar