Rabu, Desember 02, 2009

Kebelet Korupsi, Konglomerat Tak Kenyang-Kenyang

Seusai nonton film “Punk Cari Cinta” yang area shotingnya ada di Malang. Malam itu Saya langsung membayangi salah satu adegannya. Yaitu, ketika salah satu tokohnya kebelet buang air besar di atas bus. Padahal jaraknya masih panjang. Mau turun tidak mungkin karena uangnya cukup seperjalanan itu.

Tidak ada alternatif lagi, maka teman-temannya mengangkatnya dengan posisi menungging untuk BAB (Buang Air Besar) melalui jendela. Tanpa disangka kotorannya mengenai pengemudi mobil di belakangnya yang, apesnya, dia seorang tentara. Akhirnya, dia diturunkan dan menerima sanksi di markas tentara tersebut.

Dari itu saya berpikir, bagaimana seandainya itu dialami secara nyata. Betapa sakit, bingung, dan tersiksanya, menahan sakit yang kepalang kebelet, barang menggedor-gedor pintu. Amat sakit dirasa.

Saya juga pernah mengalami hal kebelet itu, di bus maupun ketika bertamu ke rumah orang. Tapi tak sekebelet seperti di film itu. Masih bisa ditahan meski tersiksa sampai ke terminal. Atau kalau di rumah orang cari Masjid yang ada WCnya meski beratus-ratus meter. Dari pada menuai malu gara-gara barang terburuk sedunia itu.

Entah, apes memang ga’ dinyana. Siang harinya saya memperbaiki sepeda motor di sebuah bengkel. Pas, saat itu saya mengalami hal yang serupa di film itu. Saya betul-betul kebelet tak bisa ditahan. Yang ada cuma bingung tak karuan, takut keluar tiba-tiba di depan banyak orang atau di tempat terbuka. Betul-betul amat sangat tersiksa menahan sakit. Sampai-sampai kakiku gemetaran. Perut saya memang sedang dalam kondisi yang tidak fit, alias mencret.

Akhirnya, tanpa arah yang pasti saya amat terpaksa berjalan menelusuri jalan raya mencari Masjid. Dan, seandainya tak menemukan Masjid, yang penting tempat sepi ga’ ada orang. Tapi, alhamdulillah, meski setelah kurang lebih menempuh 300 kilo meteran berjalan kaki dengan kaki gemetar menahan sakit, saya ketemu dengan Masjid.

Sebelum nyampai Masjid, kira-kira sepuluh meteran, saya lari tak malu-malu langsung masuk WC. Ah, lega sedunia rasanya. Terasa wajahku sampai memerah mengeluarkannya, saking leganya. Untung di WC tidak ada orang. Andai ada pasti tak kuasa keluar di dalam celana.

Saya sempat mangkel, ga’ ada WC umum di daerah tersebut. Tapi saya juga memaklumi, sebab tempatnya agak desa. Tidak seperti di tempat perkotaan yang meski tidak banyak pelayanan WC umum masih mudah ditemukan, baik yang disediakan dengan sengaja oleh pemerintah maupun oleh rumah-rumah keluarga tertentu. Lebih pasti lagi di tempat-tempat keramaian umum, seperti di terminal-terminal, di pasar-pasar, tempat rekreasi atau wisata, dan tempat-tempat umum lainnya.

Terkait dengan fenomena ini, saya teringat sebuah adagium lucu mengenai bangsa kita yang dikatakan bahwa kalau orang Indonesia ke mana-mana pasti yang ditanya awal kali adalah WC atau dapurnya. Sedangkan kalau orang Jepang ke mana-mana pasti yang ditanya adalah perpustakaannya. Saya tidak tahu apakah adagium ini ada dasar logisnya atau anya sekedar ungkapan canda.

Yang jelas, meski itu sekedar ungkapan canda, paling tidak ada latar belakang yang mendasarinya, apapun itu. Tidak mungkin orang akan mengungkap sesuatu tanpa latar belakang, apalagi ungkapan yang menjadi pandangan umum.

Lalu saya sadar, dasar saya orang Indonesia bingungnya hanya persoalan perut saja. Apakah ini hanya terjadi pada saya. Saya yakin, juga pernah terjadi pada yang lainnya.

Sebetulnya ungkapan demikian bukan berarti mempertegas orang Indonesia itu banyak makan sehingga suka berak, atau yang dipikir hanya perut saja. Di manapun posisinya kalau sudah sakit perut, kebelet berak, ya tetap saja keburu berak.

Di samping itu, semua orang ya butuh makan dan suka makan, di manapun itu. Tidak berarti kalau hidup di Jepang lantas makannya sedikit dan jarang berak.

Hanya saja, memang agak betul, orang-orang Indonesia itu mayoritas sibuk cari duit dan buntut-buntutnya bisa disimpulkan hanya sibuk perkara perut. Tapi, ada sebabnya yang logis juga, yaitu bagaimana tidak sibuk cari uang kalau masyarakatnya miskin-miskin, sehingga keadaannya selalu lapar. Mau makan ga’ ada yang mau dimakan. Lalu apakah bagi orang yang demikian akan sempat memikirkan baca buku ke perpustakaan misalnya? Tidak. Yang dipikirkan pokoknya bagaimana bisa makan.

Ditambah lagi, yang kaya juga sibuk urusan itu. Bahkan, masih menghalalkan segala cara, seperti korupsi, penyalahgunaan, penilepan, suap menyuap, pemalsuan, lebih parah lagi BLT dan Raskin masih sempat-sempatnya diganyang.

Dan, belakangan juga ada kabar, dasar memang orang Indonesia, pulaunya juga disinyalir ikut dijual hanya gara-gara uang. Anehnya lagi, negara kita sedang menggendong hutang yang tak sempat-sempat dibayar sampai sekarang.

Akhirnya, semoga orang tak menyalahkan saya, jika mungkin, saya dianggap termasuk orang Indonesia yang memperkuat adagium memalukan itu. Saya sakit perut bingung cari WC karena memang waktunya ke WC plus kondisi perut yang tidak fit. Entah, apa karena saya termasuk orang yang kurang gizi atau bagaimana, yang jelas bukan karena rakus makan.

Menurut saya, yang patut disalahkan adalah mereka para konglomerat atau pejabat yang tak kenyang-kenyang. Membalik fenomena kebelet dengan masih tega-teganya korupsi. Merekalah sejatinya sumber adagium buruk itu. Bukan hanya itu, mereka sebetulnya sumber segala malapetaka di negri ini termasuk kemiskinan atau kurang gizi. Coba saja tanya ke orang-orang miskin itu, mereka pasti juga akan tahu itu.

03 Desember 2009

2 komentar:

  1. INFO KEBERADAAN MUSTIKA MD BALI : MUSTIKA MERAH DELIMA 100% ASLI .BERKHODAM GHOIB dgn KHAROMAH TINGKAT TINGGI – PULAU BALI , INDONESIA

    PERLU Di Garis bawahi Bahwa ::: MUSTIKA MERAH DELIMA Yang kami Miliki Bukan lah Hasil Isian / Tirakad Namun Murni dari ALAM dengan Kata Lain Asli Warisan Turun Temurun Spiritual Dari Alam Ghoib .

    Mohon Maaf sebelumnya dan Mohon Idzin untuk berbagi informasi ini , Barangkali saja ada yang sedang mencari – cari Benda bertuah yang satu ini . Bagi Peminat langsung / Buyer yang benar2 serius ingin memahari MD, Silahkan kontak kami, dengan lokasi di BALI. MD Berkekuatan memerahkan gelas, Soal Harga MAHAR, silahkan Berembug langsung Menghubungi HP dibawah ini, dengan Syarat, Buyer langsung datang ke lokasi Barang, Sanggup menunjukkan dana walaupun hanya melalui Rekening, dan menyediakan sejumlah tanda jadi setelah lulus Tes, Tidak ada system gambling dan tidak menerima mediator yang tidak valid yang hanya ingin mencari data saja.
    Pemilik tdk mau untuk di kondisikan hadir di tempat pembeli. Buat yang serius saja !!!

    Mahar dan Mekanisme nya Boleh Call By Phone Session / Whatsapp
    KAMI MENCARI YANG SERIUS & SEBAGAI ORANG YANG INGIN MERAWAT PUSAKA INI dalam Jalan KEBAIKAN.

    INSHA ALLAH Bagi Yang Benar-Benar Serius dengan Niat , Hati Jernih & Bersih
    Akan berjodoh dengan Khodam nya MUSTIKA MERAH DELIMA ASLI

    Kami Hanya Melayani Khusus bagi yang Mampu secara Lahiryah dan bathiniyah . dan Bukan ada Niat untuk Mengadu tanding ILMU SPIRITUAL . Pertemuan Mediasi akan hanya kami layani di PULAU DEWATA di BALI ( BALI ISLAND – INDONESIA ).

    Ciri-ciri Mustika Merah Delima asli yang kami Miliki :

    • Bentuknya Kecil seukuran biji delima. Tidak besar. Kalau besar, dapat dipastikan palsu.
    • Warna merah tanpa gelembung dan mengkristal.
    • Bila MD dalam segelas air. Rendam dalam segelas air. Bisa menembus 5 gelas hingga lebih, sesuai dengan niat kebersihan hati dari orang yang ingin meminangnya dan tidak hilang dalam waktu satu bulan.
    • Tembak rendaman gelas dg peluru. Gelas tdk pecah. Bila menggunakan silet Anti Cukur .
    • Dapat Menyala di dalam air / memerahkan air
    • Dapat digunakan untuk pengobatan segala macam penyakit (ringan ataupun berat / penyakit medis / non medis Insha Allah dengan se izin ALLAH SWT .
    • Kewibawaan tingkat tinggi
    • Daya kekuatan khodam & berkharomah sangat tinggi
    • Memajukan usaha bagi yang memegang / memilikinya
    • ANTI CUKUR (AC) Pengetesan : Rambut siapapun yang memegang benda tersebut, tidak akan bisa diputuskan dengan silet yang masih baru.

    Batu Mustika Merah Delima Hasil Pemberian Warisan Turun Temurun Ghoib dari tempat yang di Sucikan kekeramatannya. Bagi yang berminat / serius untuk Meminangnya dapat menghubungi saya sebagai pemilik batumustika

    SALAM JAGAD SPIRITUAL
    http://mustikamerahdelimabali.blogspot.com/
    KI DALEM SAPU JAGAD
    HP +62 819 1653 9805
    Whatsapp : +628969007771
    EMAIL : kidalemsapujagad@gmail.com

    BalasHapus
  2. Trimakasih atas infonya. sebetulnya sy mengimpikan itu, tapi modal belum ada. tp bagmnpun tetap suatu saat sy berharap bisa mendapatkn asli spt punya jenengan itu. Mengingat perjuangan yg sy lakukan amat berat buat sosial dan agama. Sy di Malang. Klo yg nanya bnyak, tp sy kawatir takut sekedar makar bisnis sj.
    Insaallah sy infokan kepada kerabat ato saudara2 sy yang terpercaya. Tp, juga jenengan smoga tidak ada unsur sihir ato makar tertentu. Selebihnya Allah yg Maha Alim. semoga bisa berlanjut dalam silaturrohim yg penuh berkah. Amin.

    BalasHapus