Rabu, Desember 09, 2009

Salam Puisiku Buat Adikku

Aku menungggumu selalu
Dering HP sudah lama tak berbunyi
Tak pernah berbunyi
Digalut sepi hampir membunuh

Sisa nafas tinggal setitik
aku tetap berani
Menanti senyummu makin panas
Yang pernah menempel pada bibirku
Yang pecah-pecah menyebut namamu
Sambil berbisik
Mulai saat ini aku cinta kamu

Suatu kali kau egois
Hingga tiba saat ini
Kau lupa bisik itu
Menjadi sepi membunuh diriku

Aku tak bergeming
Apa itu, sebagai hiburan saja

Aku kan tetap abadi dengan berani
Senyummu tak kan pernah sepi
Tak bisa kau tarik kembali

Kecuali samudra
Selatan istanaku
Mengering mati

Al-Amien, 09 Desember 2009 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar