Minggu, Februari 26, 2017

MEDIS ADALAH SISI LAIN KEUTUHAN RUQYAH SBG KEBESARAN ALLAH

Ada seorang bapak yg anaknya sakit parah. Sudah hampir sebulan terbaring kritis.
Awalnya beberapa hari tiba2 seperti org yg stres, pendiam, lalu mjadi ganas mengamuk. Padahl diriny masa pelatihan terakhir kepolisian sebelum dilantik jadi anggota resmi kepolisian.

Para paranormal atau orang pinter atau dukun bnyak yg sudah dipanggil, semuany bilang itu kerasaukn astral, tpi tetap malah makin parah.

Karena mengamuk makin tak bisa dikontrol, solusi paranormal ditinggalkan, dibawa k rumh sakit polda Bayangkara Surabaya. Dokter tak bisa menangani.

2 harian mengamuk di rumh sakit, tiba2 kondisi mnjadi terbalik ekstrim, koma total. Tergeletak, mata terpejam mulut tertutup. Tinggal nafas yg lemah kluar masuk tubuh.

Beberapa hri kmudian, tetp dlm kondisi koma, tak mati tak hidup, sy dipanggil meruqyah, alhamdulillah bisa sadar, matanya terbuka, bisa mereaksi sapaan yg datang padanya, tp hnya matanya. Seluruh tubuhnya tetap tak bisa apa2.

Tubuhnya sudah persoalan medis, organ2nya sudah bermasalah, berhari-hari tak mkn apa2. Tugas medis.

Tapi sayang, keluarganya kembali ekstrim klenik. Anggapnya sakitnya semata disantet, sehingga klo bisa dikeluarkn jin santetnya anknya itu bisa langsung sehat sekala itu dan langsung ikut pelatihan polisi lagi.
Sudah sy jelaskn, bahwa itu bukan soal klenik atau santet atau kerasukan jin lagi, tp soal medis. Sisi-sisi tubuhnya sudah betul2 remuk. Butuh tugas medis yg maksimal.

Tetap tak percaya, malah makin sibuk cari paranormal, dukun, kiai, atau orang sakti lagi. Ruqyah diminta istiraht dulu. Ahli klenikny sudah byak yg datang, ada dukun parewangan juga ada kiai dukun, semua sama tetap menganggap penyakit klenik dg cara masing2. Mkin mnguatkn kepercayaan semata mata gangguan klenik dukunis. Sisi ruqyah dan medis mkin diabaikn.

Meski demikian, yg sakit makin menjadi kritis, baru dimasukkan ke ruang ICU dg pernapasan buatan.
Akhirnya sy cuma bisa batin: astagfirullah, kasian…

Sebelumnnya juga sudah sy tegaskn, jangankan sekedar jutaan para dukun yg beritual mengobati, 1000 kiaipun mndoakan, sy yakin tak kan pernah bisa langsung sembuh lgi, itu sudah betul2 butuh penangan medis yg ekstra. Tubuhnya sudah betul2 remuk, lambat penangan fisikal.

Banyak yg masih tidak paham bahwa pada kondisi2 tertentu terapi Al-Quran/Ruqyah harus bersinergi dg medis. Sebab medis juga ilmu Allah, bagian dr Al-Quran.

www.maduruqyah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar